Anbernic RG SP: Handheld Clamshell Tipis Tanpa Analog yang Ternyata Asik

Anbernic RG SP: Handheld Clamshell Tipis Tanpa Analog yang Ternyata Asik

By Reggi, 11 Aug 2026

Anbernic mendadak merilis Anbernic RG SP handheld retro di tengah krisis pasokan komponen RAM yang sedang melanda pabrikan gadget. Perangkat ini datang dengan bentuk clamshell mirip GBA SP, tapi dibikin lebih tipis dan tanpa analog stick. Di atas kertas, spesifikasinya terlihat seperti pemangkasan dari lini produk mereka sebelumnya, tapi impresi pemakaian sehari-hari ternyata cukup mengejutkan.

Spek Dipangkas, Gimana Performanya?

Dapur pacunya masih mengandalkan chip Allwinner H700. Bedanya, Anbernic memangkas memori menjadi 1GB DDR3 RAM, bukan lagi DDR4 RAM seperti pada beberapa varian terdahulu.

Game kelas PS1 dan PSP skala ringan masih sanggup dianiaya tanpa masalah. Beberapa judul N64 dan Dreamcast juga masih bisa dimainkan dengan penyesuaian ekspektasi. Batas kemampuan hardware ini baru terasa saat mencoba game berat di PortMaster atau menjalankan emulator sistem modern yang rakus memori.

Perbandingan Bobot dan Ukuran

Bodi yang lebih tipis membuat RG SP enak masuk kantong. Namun, dimensi ramping ini punya efek samping pada kenyamanan genggaman saat sesi main berdurasi panjang.

Model HandheldBobot Perangkat
Anbernic RG SP167g (Plastik) / 204g (Aluminium)
Anbernic RG34XXSP185g
Anbernic RG35XXSP192g
Miyoo Flip180g
TrimUI Smart Pro231g

Main game kasual tidak akan jadi masalah. Tapi kalau dipakai main game yang butuh tombol responsif secara terus-menerus seperti Pokémon Pinball selama lebih dari satu jam, jemari mulai terasa agak kram.

Firmware Bawaan dan Bug Lid Sleep

Sistem operasi stock OS Linux buatan Anbernic di seri ini terasa sedikit lebih rapi dibanding rilisan lama mereka. Fitur ganti shader bawaan seperti CRT-Geom sekarang bisa ditukar cepat lewat tombol Menu. Sayangnya, fitur suara tombol bawaan yang mengganggu itu masih aktif secara default dan harus dimatikan manual lewat menu pengaturan.

Masalah paling menjengkelkan ada pada fitur sleep mode. Saat engsel ditutup, sistem operasi sering gagal menidurkan perangkat. Lampu indikator daya tetap menyala dan baterai terkuras habis saat ditinggal beberapa jam.

Harapan di Komunitas Custom Firmware

Komunitas custom firmware seperti biasa jadi penyelamat utama lini H700. Sebagian besar OS racikan komunitas dari RG34XXSP sudah bisa booting di RG SP meski ada beberapa bug minor. Pengembangan NextUI khusus untuk chip ini juga sedang berjalan.

Dengan selisih harga sekitar $3 lebih murah dibanding RG34XXSP, perangkat ini jadi alternatif paling rasional kalau mencari klon GBA SP paling mendekati bentuk aslinya, terutama saat stok varian RAM 2GB di pasaran makin menipis.

Referensi


🔥 Sedang Ramai Dibaca